Tutorial Pemrograman Kriptografi C++ dan Java

Zae
Fernanda Fitriansyah(1), Ery Safrianti(2)
1) Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Riau,
2) Dosen Jurusan Teknik Elektro Universitas Riau Laboratorium Jaringan dan Komputer
Program Studi Teknik Elektro S1, Fakultas Teknik Universitas Riau
Kampus Binawidya Jl. HR. Soebrantas Km 12,5 Simpang Baru, Panam, Pekanbaru 28293Email:
fernanda.fitriansyah@gmail.com

Perkembangan teknologi saat ini mengalami peningkatan yang sangat pesat dalam segala bidang agar bisa mempermudah semua aktifitas manusia. Pada bidang telekomunikasi memberikan manfaat yang dapat mempermudah komunikasi dari suatu tempat ke tempat yang lainnya, bahkan jarak dan waktu bukan lagi menjadi sebuah kendala yang berarti. Salah satu hasil teknologi yang berperan besar dalam perkembangan telekomunikasi yaitu ditemukannya telepon, dan berkembang menjadi telepon selular (Ponsel). Mulai dari ponsel yang hanya bisa digunakan untuk bicara dan SMS (Short Message Service) hingga ponsel cerdas(smartphone) yang memiliki berbagai fungsi seperti multimedia, multiplayer games, transfer data, video streaming dan lain-lain. Perkembangan teknologi juga dituntut untuk meningkatkan keamanan. Seiring dengan itu keamanan informasi yang dipertukarkan juga sangat diperlukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Saat ini berbagai macam aplikasi sosial media sangat banyak beredar dikalangan masyarakat untuk mempermudah berkomunikasi dan berinteraksi satu individu ke individu lain ataupun satu individu kebanyak individu sekaligus yang dilakukan didunia maya. Semakin banyak orang melakukan komunikasi melalui media sosial maka akan semakin banyak pula peluang tindakan yang bisa merugikan. Seperti penyadapan, pembajakan, pembocoran informasi melalui pihak ketiga, ataupuan kejahatan lainnya. Hal tersebut akan menyebabkan kerugian kepada pihak pengirim ataupun penerima. Ada beberapa teknik yang digunakan untuk menjaga keamanan informasi maupun pesan. Salah satu metode pengamanan informasi maupun pesan adalah dengan menggunakan enkripsi dan deskripsi data, yang dipelajari dalam bidang ilmu kriptografi. Kriptografi adalah ilmu dan seni untuk menjaga kerahasiaan pesan atau informasi yang dapat dibaca. Pesan biasanya disebut juga plaintext dan hasil dari enkripsi disebut ciphertext. Ada dua jenis algoritma kriptografi yaitu algoritma kriptografi klasik dan algoritma kriptografi modern. Dalampengoperasiannya, algoritma kriptografi klasik bekerja menggunakan mode karakter seperti: Hill Cipher, Vigenere Cipher, Caesar Cipher, Affine Cipher dan lain-lain, sedangkan algoritma kriptografi modern bekerja menggunakan mode bit seperti: AES (Advanced Encryption Standar ), Blowfish, DES (Data Encryption Standard), IDEA (International Data Encryption Algorithm), RSA(Rivest Shamir Adleman) dan lain-lain. Dalam mengatasi permasalahan tersebut maka pada penelitian ini yang berjudul ”Aplikasi Android Untuk Pengaman Teks Menggunakan Kriptografi Berlapis Dengan Algoritma Caesar, Blowfish dan AES (Advanced Encryption Standar)” yang akan merancang sebuah aplikasi berbasis Android untuk pengaman teks menggunakan kriptografi berlapis dengan algoritma Caesar, Blowfish dan AES. Agar aplikasi ini dapat menyandikan teks penting menjadi teks dalam bentuk acak yang akan dikirim atau dibagikan melalui layanan komunikasi sosial media seperti WhatsApp, Line, SMS dan lainnya dengan maksud melindungi informasi tersebut dari pihak yang tidak berhak. Dan informasi atau teks acak tersebut masih bisa dikembalikan kebentuk semula dengan menggunakan kata kunci yang sama saat menyandikan.

Source:https://jom.unri.ac.id/index.php
Jasa Pembuatan Aplikasi Kriptografi : 085642684138

Zae
Perkembangan teknologi di bidang komunikasi semakin tahun semakin maju. Barbagai perangkat lunak untuk mengembangkan aplikasi ponselpun bermunculan, diantaranya yang cukup dikenal luas adalah android. Salah satu fasilitas yang disediakan ponsel adalah untuk melakukan pengiriman Short Message Service (SMS). SMS merupakan salah satu layanan yang populer dan praktis pada telepon bergerak (mobile device). SMS sendirinya memiliki berbagai kelemahan yaitu SMS dibangun dengan
sistem dan program yang sama, dan SMS bisa melakukan roaming jaringan setempat hingga ke jaringan asing. Kelemahan dari SMS lainnya adalah isi SMS yang dikirim terbuka di sistim penyedia jasa dan pegawainya sehingga beresiko terhadap penyadapan dan modifikasi. Dengan adanya beberapa keterangan diatas maka  dibutuhkan sebuah sistem keamanan pada layanan SMS (terutama untuk SMS Snooping, SMS Intercept dan campur tangan operator). Agar isi pesan hanya bisa dibaca maknanya oleh pengirim dan penerima, isi pesan sebelum dikirim melalui SMS harus dienkripsi terlebih dahulu dengan algoritma kriptografi, misalnya AES dan Vigenere Cipher.

Jasa Pembuatan Aplikasi Kriptografi : 085643684138

Zae
Implementasi Algoritma AES Rijndael pada Proses Enkripsi Hemat Energi Untuk Video Streaming dalam Jaringan Sensor Nirkabel
Syarifuddin, Oxy Riza Primasetiya, Wirawan
Jurusan Teknik Elektro
Fakultas Teknologi Industri
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya, Indonesia

Abstrak—Enkripsi selektif untuk video streaming ditujukan dalam hal efisiensi perlindungan konten multimedia. Namun, isu gabungan optimalisasi kualitas video, perlindungan konten, dan efisiensi energi komunikasi pada Jaringan Sensor Nirkabel (JSN) belum sepenuhnya dibahas dalam literatur. Di sini diusulkan skema untuk mengoptimalkan energi dan performansi enkripsi video streaming di JSN. Skema ini tujukan untuk meningkatkan pemahaman tentang keamanan data pada teknologi multimedia, bagaimana enkripsi dan dekripsi bisa diimplementasikan untuk aplikasi video dalam Jaringan Sensor Nirkabel dan meningkatkan enkripsi selektif untuk H.264/AVC. Ada dua fungsi utamanya; pertama proses encoding/enkripsi stream video melalui dua proses (sekuens input video akan dikompresi terlebih dahulu dengan encoder H.264/AVC kemudian bit stream frame I dienkripsi dengan cipher blok AES. Fungsi kedua adalah mendekripsi/decoding video terenkripsi dengan mendekripsi frame I dan didekodekan dengan decoder H.264/AVC. Simulasi percobaan menunjukkan bahwa skema enkripsi selektif ini dapat meningkatkan kualitas transmisi video secara signifikan dengan perlindungan konten dan efisiensi energi yang terjamin.
Kata kunci—AES; Enskripsi Selektif; H.264/AVC; JSN; Video Streaming

Source:https://media.neliti.com
Jasa Pembuatan Aplikasi Kriptografi : 085643684138 | WA Only

Zae
PERANCANGAN APLIKASI ALGORITMA AES RIJNDAEL PADA ENKRIPSI CITRA
DIGITAL FILE JPEG 128 BIT
Dewi Cita Anggarini1
, Citra Kurniawan2
Sekolah Tinggi Teknik Malang12
dewicitaanggarini@gmail.com1
airakurniawan@gmail.com2

ABSTRACT
Human Problems Abuse Digital Image Data, Sender To Communicate That Sender Send Data To Recipient And want the data sent safe but in fact, the data is susceptible to tapping on the process of sending data so that it not up to the recipient of data and fall into the hands of unauthorized people so can be misused. The way to maintain data security and confidentiality is by encryption and decryption techniques. This study aims to explain the implementation of jpeg RGB and grayscale file format in Aes Rijndael 128 bit Algorithm Application for encryption and decryption of digital image files. This research type is research & development (R & D). In this research, testing is done, that is the application feasibility test which includes a media expert who has 98% feasibility percentage and material expert has a feasibility percentage of 86%, concluded this application is very feasible. Conclusion if the Key used numbers with different pixel size and image capacity and resulted in different running times. The larger the pixel value of the image the time required is also the time and duration between encryption and decryption can be longer or even faster. If the length of the key pixel size and the same size of the image, does not affect the long-running time, while if the pixel size is the same but the bigger the image is smaller then the running time is faster.
Keywords: Digital Image, Security, Algorithm Aes Rijndael

Source:https://jurnal.stt.web.id
Jasa Pembuatan Aplikasi Kriptografi: 085643684138 | WA Only

Zae
IMPLEMENTASI ALGORITMA AUTOKEY CIPHER DAN AES-128 PADA ENKRIPSI FILE
Candra Irawan 1 , De Rosal Ignatius Moses Setiadi 2
1,2 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro
e-mail: 1 candra.irawan@dsn.dinus.ac.id,
2 moses@dsn.dinus.ac.id
ABSTRAK
Kriptografi merupakan suatu bidang studi populer saat ini yang sangat dibutuhkan untuk menjaga keaslian serta keamanan data dari pihak yang tidak berhak untuk mengakses data tersebut. Dalam era digital ini, berbagi informasi seperti file digital meningkat secara signifikan. Untuk melindungi data file dibangunlah aplikasi VertoCrypt berbasis desktop yang dapat mengenkripsi berbagai file teks, gambar, musik, maupun video dengan memanfatkan algoritma Autokey cipher digabung dengan Advanced Encryption Standard (AES-128), kemudian untuk menambah tingkat keamanan, kunci yang digunakan untuk enkripsi dan dekripsi filememanfaatkan fungsi hash SHA-512. Dengan  dimanfaatkannya algoritma-algoritma tersebut, algoritma tidak akan mudah dipecahkan oleh kriptanalis. File yang sudah terenkripsi akan membuat pihak ketiga tidak dapat langsung membaca file karena bit-bit file sudah teracak, dengan demikian data yang tersimpan di dunia maya baik itu komputer pribadi, cloud, atau data yang dibagikan melalui suatu aplikasi akan terlindungi. Dengan metode yang diusulkan didapatkan bahwa waktu eksekusi metode yang digabungkan memakan waktu lebih lama dari implementasi salah satu metode saja. Hasilnya akan memperlama kriptanalis dalam meretas file yang telah terenkripsi.
Kata Kunci: Kriptografi, Autokey Cipher, AES, SHA, Enkripsi File, Dekripsi File

Source : https://www.unisbank.ac.id
Jasa Pembuatan Aplikasi : 085643684138

Zae
RANCANGAN APLIKASI PENGAMANAN DATA DENGAN ALGORITMA
ADVANCED ENCYPTION STANDARD (AES)
Angga Aditya Permana1
, Desi Nurnaningsih2
1,2Universitas Muhammadiyah Tangerang / Fakultas Teknik, Program Studi Informatika
Jl. Perintis Kemerdekaan 1/33 Cikokol Kota Tangerang TLP. 021 55793251
e-mail: angga.permana@umt.ac.id1
, desi.nurnaningsih@umt.ac.id2


ABSTRAK
Data sangatlah berharga bagi semua pengguna komputer, belakangan ini kriptografi menjadi metode yang digunakan dalam mengamankan data. Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika dalam mengamankan suatu informasi atau pesan asli (Plainteks) menjadi sebuah teks tersembunyi (Chiperteks) dan kemudian di ubah menjadi pesan asli kembali. Kriptografi mempunyai
tiga unsur penting yaitu pembangkitan kunci, enkripsi dan deskipsi. Dalam kriptografi di kenal algoritma block chiper yang didalamnya terdapat AES (Anvanced Encyption Standard) merupakan bagian dari Modern Symmetric Key Cipher, algoritma ini menggunakan kunci yang sama pada saat proses enkripsi dan deskripsi sehingga data yang kita miliki akan sulit dimengerti maknanya. Teknik algoritma tersebut digunakan untuk mengkonversi data dalam bentuk kode-kode tertentu, untuk tujuan agar informasi yang tersimpan tidak bisa di baca siapa pun kecuali orang-orang yang berhak. Oleh karena itu, sistem keamanan data sangat di perlukan untuk menjaga kerahasian informasi agar tetap terjaga
Kata kunci: Algoritma, Kriptografi, AES, Enkripsi, Deskripsi

Sumber: http://journal.uinjkt.ac.id
Jasa Pembuatan aplikasi kriptografi : 085643684138 WA only


Zae
Kriptografi Advanced Encryption Standard (AES) Untuk Penyandian File Dokumen
Aditia Rahmat Tulloh, Yurika Permanasari, Erwin Harahap
Program Studi Matematika, FMIPA, Universitas Islam Bandung,
adit.rahmat051994@gmail.com, yurikape@unisba.ac.id, erwin2h@unisba.ac.id

Abstrak. Advanced Encryption Standard (AES) adalah algoritma kriptografi yang menjadi standar algoritma enkripsi kunci simetris pada saat ini. Dalam algoritma kriptografi AES 128, 1blok plainteks berukuran 128 bit terlebih dahulu dikonversi menjadi matriks heksadesimal berukuran 4x4 yang disebut state. Setiap elemen state berukuran 1 byte. Proses enkripsi pada AES merupakan transformasi terhadap state secara berulang dalam 10 ronde. Setiap ronde AES membutuhkan satu kunci hasil dari generasi kunci yang menggunakan 2 transformasi yaitu subtitusi dan transformasi. Pada proses enkripsi AES mengunakan 4 transformasi dasar dengan urutan trasformasi subbytes, shiftrows, mixcolumns, dan addroundkey. Sedangkan pada proses dekripsi mengunakan invers semua transformasi dasar pada algoritma AES kecuali addroundkey dengan urutan transformasi invshiftrows, invsubbytes, addroundkey,dan invmixcolumns. Pada data teks, proses enkripsi diawali dengan mengkonversi teks menjadi kode ASCII dalam bilangan heksadesimal yang dibentuk menjadi matriks byte 4x4. Selanjutnya dilakukan beberapa trnsformasi dasar seperti subbytes, shiftrows, mixcolumns, dan addroundkey. Akan tetapi ketika melakukan trasformasi data yang diproses pada setiap trasformasi berupa data biner dari matriks heksadesimal. Kriptografi AES 128 bit memiliki ruang kunci 2128 yang merupakan nilai yang sangat besar dan dianggap aman untuk digunakan sehingga terhindar dari brute force attack.
Kata Kunci: AES, Penyandian file, Algoritma kunci simetris

Sumber: https://ejournal.unib.ac.id
Video Pengembangan Aplikasi Algortima AES-256 dengan Java

Zae
IMPLEMENTASI ALGORITMA ADVANCED ENCRYPTION STANDARD (AES)
UNTUK ENKRIPSI DAN DEKRIPSI PADA DOKUMEN TEKS
Ana Kurniawati1
, Muhammad Dwiky Darmawan2
1)Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Universitas Gunadarma
2)Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma
Jl. Margonda Raya No.100 Pondok Cina Depok
e-mail : ana@staff.gunadarma.ac.id1), darmawandwiky95@gmail.com2)

ABSTRAK
Dalam penggunaan teknologi sehari-hari, manusia tidak terlepas dari yang namanya internet
sebagai kebutuhan untuk saling bertukar informasi. Salah satu informasi yang sering dicari
ataupun dikirim adalah dokumen. Di dalam dokumen banyak mengandung informasi-informasi
penting di dalamnya. Keamanan dokumen tentu menjadi sangat penting agar tidak adanya pihakpihak yang tidak berwenang meretas atau memanipulasi informasi dari dokumen tersebut. Ada
cara untuk mengamankan suatu informasi agar informasi itu tidak bocor kepada pihak yang tidak
berwenang, yaitu dengan menggunakan kriptografi.
Kriptografi merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk meningkatkan aspek keamanan
suatu informasi. Kriptografi digunakan untuk mengubah pesan rahasia yang dapat dimengerti
menjadi sebuah pesan yang tidak dapat dimengerti lagi. Pesan yang akan dirahasiakan sebelum
disamarkan disebut plaintext, sedangkan pesan setelah disamarkan disebut chipertext. Proses
penyamaran plaintext ke chipertext disebut enkripsi, sedangkan pengembalian chipertext menjadi
plaintext semula disebut dekripsi.
Dalam penelitian ini algoritma yang digunakan adalah algoritma kriptografi Advanced
Encryption Standard (AES). Dokumen yang digunakan untuk pengujian adalah dokumen teks
jurnal – jurnal penelitian berbahasa Indonesia sebanyak 15 dokumen. Dokumen yag diuji adalah
dokumen bertipe pdf, doc dan txt. Dari hasil implementasi dan pengujian didapat kesimpulan
bahwa algoritma kriptografi AES dapat diimplementasikan dalam menjaga kerahasiaan dan
keamanan pesan rahasia.
Kata Kunci: Dekripsi, Enkripsi, Dokumen Teks.

Sumber: http://ana.staff.gunadarma.ac.id
Download Full Paper



Zae
IMPLEMENTASI METODE ADVANCED ENCRYPTION STANDARD (AES) DAN MESSAGE DIGEST 5 (MD5) PADA ENKRIPSI DOKUMEN 
(STUDI KASUS LPSE UNIB) 
Gilang Gumira P.U.K.1 , Ernawati2 , Aan Erlanshari 3 
1,2,3Program Studi Teknik Infomatika, Fakultas Teknik, Universitas Bengkulu. Jl. WR. Supratman Kandang Limun Bengkulu 38371A INDONESIA (telp: 0736-341022; fax: 0736-341022) 1 gilanggpuk@yahoo.co.id 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membangun suatu aplikasi pengamanan dokumen yang dapat membantu pengguna dalam mengamankan dokumen penting yang tidak bisa secara bebas dibaca oleh umum. Aplikasi ini akan mengenkripsi dan mendekripsikan kembali dokumen dengan menggunakan algoritma AES dan mengolah kunci menjadi nilai hash dengan menggunakan algoritma MD5. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan analisis berorientasi objek Unified Modeling Language (UML) dan dibangun menggunakan Adobe Dreamweaver CS6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma AES dengan panjang kunci 256 bit dapat menyandikan isi suatu file sehingga dapat mengamankan file tersebut. File yang dihasilkan oleh proses enkripsi bisa menjadi 2 kali lipat bahkan lebih dari ukuran dan jumlah karakter file aslinya, ini dikarenakan hasil enkripsi dibuat dalam hex. Sedangkan algoritma MD5 yang berfungsi sebagai penghasil nilai hash yang akan digunakan sebagai sandi untuk mengenkripsi dan mendekripsikan kembali dokumen, mampu menghasilkan dan menambah kerumitan dalam proses enkripsi dan dekripsi dokumen khususnya dari segi kerumitan sandi yang digunakan. 
Kata Kunci: Cryptogrhapy, Algoritma AES-256, Algoritma MD5, Enkripsi, Pengamanan Dokumen

Sumber : https://ejournal.unib.ac.id 

Kode Sumber Algoritma AES 256


Zae
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI DENGAN ALGORITMA AES 256 UNTUK SEMUA JENIS FILE
Voni Yuniati (1) , Gani Indriyanta(2), Antonius Rachmat C(3) 


Abstrak: Kemajuan teknologi komputer dan telekomunikasi telah menjadi kebutuhan dan sangat membantu dalam menyelesaikan banyak pekerjaan dengan cepat, akurat, dan efisien. Namun seiring dengan kemajuan teknologi, terdapat dampak negatif berupa penyadapan data sehingga aspek keamanan dalam pertukaran informai dianggap penting. Dalam dunia informasi terdapat data-data penting dan bersifat rahasia yang tidak boleh diketahui oleh umum. Kriptografi merupakan salah satu solusi atau metode pengamanan data yang tepat untuk menjaga kerahasiaan dan keaslian data, serta dapat meningkatkan aspek keamanan suatu data atau informasi. Metode ini bertujuan agar informasi yang bersifat rahasia dan dikirim melalui suatu jaringan, seperti LAN atau Internet, tidak dapat diketahui atau dimanfaatkan oleh orang atau pihak yang tidak berkepentingan. Kriptografi mendukung kebutuhan dua aspek keamanan informasi, yaitu perlindungan terhadap kerahasiaan data informasi dan perlindungan terhadap pemalsuan dan pengubahan informasi yang tidak diinginkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma AES dengan panjang kunci 256 bit dapat menyandikan isi suatu file sehingga dapat mengamankan file tersebut. Ukuran file enkripsi akan bertambah 11 bytes dari file asli karena adanya proses penambahan header yang berisi informasi ekstensi file. Dalam pengembangan sistem berikutnya diharapkan sistem dapat mempunyai fasilitas untuk menyembunyikan folder yang digunakan untuk menyimpan file enkripsi maupun file dekripsi. Kata Kunci : Advanced Encryption Standard, dekripsi, enkripsi, kriptografi, Rijndael
Full Paper : Download Di SINI

Zae
Zae
Zae
Error :
Timestamp signature property generation error:  Unsupported transport protocol


SOLVED :
Write url tsa server with http://
Zae
Apa itu SHA-256?

SHA (Secure Hash Algorithm) adalah salah satu dari beberapa fungsi hash. Algoritma SHA-256 menghasilkan hash 256-bit (32-byte) yang unik, berukuran tetap.  SHA-256 adalah salah satu fungsi hash penerus untuk SHA-1 dan merupakan salah satu fungsi hash terkuat yang tersedia.


Zae
PROBLEM :
I am using rsa key to encrypt a long string. But it throws an exception like
javax.crypto.IllegalBlockSizeException: Data must not be longer than 245 bytes
at com.sun.crypto.provider.RSACipher.doFinal(RSACipher.java:344)
at com.sun.crypto.provider.RSACipher.engineDoFinal(RSACipher.java:389)
at javax.crypto.Cipher.doFinal(Cipher.java:2164)

CAUSE :
Using RSA to encrypt a large file is not a good idea. You could for example generate a random AES key, encrypt it using RSA and store it in the output file, and then encrypt the file itself with AES, which is much faster and doesn't have any problem with large inputs. The decryption would read the encrypted AES key, decrypt it, and then decrypt the rest of the file with AES.
" The RSA algorithm can only encrypt data that has a maximum byte length of the RSA key length in bits divided with eight minus eleven padding bytes, i.e. number of maximum bytes = key length in bits / 8 - 11 "
SOLVE
if key length 2048 maximum bytes data is 245 bytes
if key length 1024 maximum bytes data is 117 bytes
Zae

For Example :

p value is 47
q value is 71
public key value is 79
Message : "HARI INI"

Question :
How Is Encryption And Decryption Process ?

Answer :

MANUAL RSA ENCRYPTION PROCESS

Prime 1 (p) value :47
Prima 2 (q) value :71
public (e) key :79
N (p x q) value :3337
phi (N) --> (p-1) x (q-1) :3220
Private Key (d) : (1+k*3220)/79; k=1,2,3,....
find d with rounded results by trying k values
obtained private key value (d) :1019
So :
Public Key : (79,3220)
Private Key: (1019,3220)

Message (M) = HARI INI

===============
ENCRYPTION PROCESS
===============

Convert Message to Decimal Format
H = 72
A = 65
R = 82
I = 73
  = 32
I = 73
N = 78
I = 73

For this encryption process, I break m into smaller blocks, for example m is broken into six blocks that require 3 digits

M0=726
M1=582
M2=733
M3=273
M4=787
M5=003

CipherText (C) = Plaintext (M) ^ e mod N

C0 = 726 ^ 79 mod 3337 = 215
C1 = 582 ^ 79 mod 3337 = 776
C2 = 733 ^ 79 mod 3337 = 1743
C3 = 273 ^ 79 mod 3337 = 933
C4 = 787 ^ 79 mod 3337 = 1731
C5 = 3 ^ 79 mod 3337 = 158

CipherText: 215.776.1743.933.1731.158

Plaintext (M) =Ciphertext (C) ^ d mod N

P0 = 215 ^ 1019 mod 3337 = 726
P1 = 776 ^ 1019 mod 3337 = 582
P2 = 1743 ^ 1019 mod 3337 = 733
P3 = 933 ^ 1019 mod 3337 = 273
P4 = 1731 ^ 1019 mod 3337 = 787
P5 = 158 ^ 1019 mod 3337 = 3

Convert Desimal to Ascii
Return Decryption
72=H
65=A
82=R
73=I
32=
73=I
78=N
73=I

---- FINISH----

Zae
Berikut Kumpulan Paper atau Jurnal Terkait Kriptografi dan Steganografi

Algoritma AES

  1. IMPLEMENTASI KRIPTOGRAFI PENGAMANAN DATAPADA PESAN TEKS, ISI FILE DOKUMEN, DAN FILE DOKUMENMENGGUNAKAN ALGORITMA ADVANCED ENCRYPTIONSTANDARD
  2. Kriptografi Advanced Encryption Standard (AES)Untuk Penyandian File Dokumen
  3. IMPLEMENTASI METODE ADVANCEDENCRYPTION STANDARD (AES) DANMESSAGE DIGEST 5 (MD5) PADA ENKRIPSIDOKUMEN(STUDI KASUS LPSE UNIB)
  4. IMPLEMENTASI ALGORITMA ADVANCED ENCRYPTION STANDARD (AES)UNTUK ENKRIPSI DAN DEKRIPSI PADA DOKUMEN TEKS 
  5. Implementasi Algoritma Advanced Encryption Standard (AES)128 Untuk Enkripsi dan Dekripsi File Dokumen
  6. KRIPTOGRAFI ALGORITMA DES, AES/RIJNDAEL,BLOWFISH UNTUK KEAMANAN CITRA DIGITAL DENGANMENGGUNAKAN METODE DISCRETE WAVELETTRANSFORMATION (DWT)
  7. PERBANDINGAN DAN ANALISIS PERFORMANSI ENKRIPSI-DEKRIPSI TEKSMENGGUNAKAN ALGORITMA AES DAN AES YANGTERMODIFIKASI BERBASISANDROID
  8. Pembuatan Aplikasi Enkripsi Menggunakan AES dan RSA
  9. PENERAPAN ENKRIPSI DAN DEKRIPSI FILEMENGGUNAKAN ALGORITMAADVANCED ENCRYPTION STANDARD (AES)
  10. IMPLEMENTASI KRIPTOGRAFI MENGGUNAKAN ALGORITMAADVANCED ENCRYPTION STANDARD (AES) DENGAN METODE CBC(CHIPER BLOCK CHAINING) DAN PENGECEKAN ERROR DETECTIONCYCLIC REDUNDANCY CHECK
  11. PERBANDINGAN ALGORITMA AES DENGANALGORITMA XTS-AES UNTUK ENKRIPSI DANDEKRIPSI TEKS SMS BERBASIS JAVA ME
  12. PENGAMANAN DATA DENGAN MENGGUNAKANALGORITMA KRIPTOGRAFI AES, RC4 DAN KOMPRESI LZ77BERBASIS JAVA PADA BADAN KARANTINA PERTANIAN
  13. Implementasi Kriptografi Algoritma AESSerta Algoritma Kompresi Huffman DenganMenggunakan Pemograman PHP
Menerima Jasa Pembuatan Aplikasi Kriptografi dan Steganografi, silahkan hubungi WA 085643684238. Terima Kasih


Zae
Kompresi ShannonFano

Membuka Jasa Pembuatan Aplikasi berbasis Web, Mobile,Desktop,dll tema Kriptografi, Steganografi, dll. Silahkan hubungi WA di